Lewati ke konten utama

Indonesia · Gunung api kompleks

Pegunungan Dieng

Dieng Volcanic Complex

Tipe
Gunung api kompleks
Ketinggian
2565 m
Letusan terakhir
2025
Pegunungan Dieng
Foto: Midori · CC BY-SA 3.0 · Wikimedia Commons
Tipe
Gunung api kompleks
Negara
Indonesia
Wilayah
Sunda & Banda / Sunda Volcanic Arc
Ketinggian
2565 m
Koordinat
-7.200, 109.879
Letusan terakhir
2025
Kondisi tektonik
Zona subduksi / Kerak benua (> 25 km)
Bentuk lahan
Komposit
Batuan utama
Andesit / Andesit basaltik
Ringkasan geologi

The Dieng plateau in the highlands of central Java is renowned both for the variety of its volcanic scenery and as a sacred area housing Java's oldest Hindu temples, dating back to the 9th century CE. The Dieng Volcanic Complex consists of multiple stratovolcanoes and more than 20 small Pleistocene-to-Holocene craters and cones over a 6 x 14 km area. Prahu stratovolcano was truncated by a large Pleistocene caldera, which was subsequently filled by a series of cones, lava domes, and craters, many containing lakes. Lava flows cover much of the plateau, but observed activity has been restricted to minor phreatic eruptions. Gas emissions are a hazard at several craters and have caused fatalities. There are abundant thermal features and high heat flow across the area.

Ringkasan Wikipedia

Pegunungan Dieng adalah kawasan pegunungan yang membentang dari wilayah barat Kabupaten Wonosobo, wilayah timur Kabupaten Banjarnegara, wilayah barat daya Kabupaten Kendal, wilayah selatan Kabupaten Batang dan Kabupaten Pekalongan di Provinsi Jawa Tengah; sekaligus menjadi batas alamiah bagi kabupaten-kabupaten tersebut. Puncak tertinggi di Pegunungan Dieng berada di Gunung Parahu yang memiliki ketinggian lebih dari 2.590 meter di atas permukaan laut.

Wikipedia · CC BY-SA · Baca artikel lengkap →

Riwayat letusan

33 tercatatGlosarium
Ringkasan (VEI dari waktu ke waktu)
Klik pada bar untuk melihat letusan individu · Gunakan tombol panah untuk berpindah batang, Enter untuk membuka
6590 SM~6303 SM · 1 letusan · VEI maks. 0560 SM~273 SM · 1 letusan · VEI maks. ?273 SM~14 · 1 letusan · VEI maks. 01163~1450 · 2 letusan · VEI maks. 31737~2024 · 28 letusan · VEI maks. 26590 SM4580 SM2283 SM273 SM1737

Garis waktu rinci

  1. 2024VEI 1Teramati
    2024-12-18 – 2025-01-06
    Sileri Crater Lake
  2. 2021VEI 1Teramati
    2021-04-29 – 2021-04-29
  3. 2018VEI 1Teramati
    2018-04-01 – 2018-04-01
    Sileri Crater
  4. 2017VEI 1Teramati
    2017-04-30 – 2017-07-02
    Sileri Crater
  5. 2009VEI 1Teramati
    2009-01-15 – 2009-01-15
    Sibanteng crater
  6. 2009VEI 1Teramati
    2009-09-27 – 2009-09-27
    Sileri Crater
  7. 2003VEI 1Teramati
    2003-07-16 – 2003-07-16
    Sileri Crater
  8. 1996VEI 1Teramati
    1996-12-31 – 1996-12-31
    Near Padangsari crater
  9. 1993VEI 1Teramati
    1993-01-23 – 1993-01-23
    Near Pandawa Lima temples
  10. 1986VEI 1Teramati
    1986-08-06 – 1986-08-06
    Sileri Crater
  11. 1981VEI 1Teramati
    1981-07-02 – akhir tidak diketahui
    Sikidang
  12. 1979VEI 1Teramati
    1979-02-20 – 1979-02-20
    Sinila and Sigluduk
  13. 1964VEI 1Teramati
    1964-12-13 – 1964-12-13
    Sileri Crater
  14. 1956VEI 1Teramati
    1956-06-02 – 1956-06-02
    Sileri Crater
  15. 1954VEI 0Teramati
    1954-12-06 – 1954-12-06
    Candradimuka area
  16. 1953VEI 2Teramati
    1953-03-24 – 1953-03-25
  17. 1952VEI 1Metode tidak dinyatakan
    1952-07-16 – akhir tidak diketahui
  18. 1944VEI 2Teramati
    1944-12-04 – akhir tidak diketahui
    Sileri Crater
  19. 1943VEI 1Teramati
    1943-11-03 – akhir tidak diketahui
    Sileri Crater
  20. 1939VEI 1Teramati
    1939-10-13 – 1939-10-15
    Butak Petarangan
  21. 1928VEI 2Teramati
    1928-05-13 – akhir tidak diketahui
    Butak Petarangan (Timbang)
  22. 1883VEI 1Teramati
    1883-12-26 – 1884-03-18
    Sikidang
  23. 1847VEI 2Teramati
    1847-12-04 – akhir tidak diketahui
    Pakuwaja
  24. 1826VEI 2Teramati
    1826-10-11 – 1826-10-15
    Pakuwaja
  25. 1825VEI 2Teramati
    1825-07-02 – akhir tidak diketahui
    Pakuwaja
  26. 1786VEI 2Teramati
    1786 – akhir tidak diketahui
    Butak Petarangan (Butak)
  27. 1776VEI ?Metode tidak dinyatakan
    1776 – akhir tidak diketahui
  28. 1766VEI ?Metode tidak dinyatakan
    1766 – akhir tidak diketahui
  29. 1375 (±75 tahun)VEI 3Teramati
    1375 – akhir tidak diketahui
    Pakuwaja
  30. 1180 (±100 tahun)VEI ?Perkiraan geologi
    1180 – akhir tidak diketahui
  31. 50 SM (±100 tahun)VEI 0Perkiraan geologi
    50 SM – akhir tidak diketahui
  32. 500 SM (±75 tahun)VEI ?Perkiraan geologi
    500 SM – akhir tidak diketahui
    Sikidang-Siterus (Telaga Lumut)
  33. 6590 SM (±150 tahun)VEI 0Perkiraan geologi
    6590 SM – akhir tidak diketahui
    Sikunang

Gunung api terdekat

Tautan eksternal

⚠ Untuk referensi saja. Bukan untuk tanggap darurat.